“Diberitahukan kepada teman2 kelas Teknik B bahwa hari ini
27.01.2015 tidak ada mata kuliah” notifikasi sms pagi tadi. Muka murung tapi
dalam hati girang bangat, Itu berarti hari ini gue gak ngerjain apa2 sama kayak
kemarin dan kemarinnya lagi.
Kehidupan kampus dengan sekolahan beda banget, ibaratnya
langit sama meteor lah. Kalau di sekolah ada wali kelas yang mana mengurus
nilai2 kita, yang nyamperin pas semua nilai mata pelajaran warna merah, yang
ngingatin kita buat makin giat lagi belajar. Di Kampus kita dituntut untuk
ngerjain semuanya sendiri.. iya sendiri! Wali kelas adalah kita sendiri. Mau
ikut kuliah atau nggak, mau perbaiki nilai yang error atau cuek2 aja. SILAHKAN!
Palingan ngulang lagi tahun depan sama adik2 maba.
Tapi sisi baiknya gue nggak harus masuk tiap hari, jadi ada
waktu buat istirahat atau lebih tepatnya malas-malasan, online terus main game
lanjut nonton pokoknya gitu terus sampai besoknya lagi. Selama menjadi maba,
gue makin butuh waktu lebih banyak lagi untuk bisa akrab dengan teman2 sekelas.
Kalau waktu jaman sekolahan masuk bareng2, pulang juga bereng2. Sekarang!
ketemu pas ada mata kuliah yang masuk dan setelah selesai semuanya pergi
kesegala penjuru, ada yang pergi ke mars, pergi ke pluto dan ada juga yang
pergi selama-lamanya. Hehe!
**
Oh iya.. Natal kemarin, gue bersyukur banget, ada banyak
moment. Gue juga akhirnya membiasakan diri untuk keluar ngerayain natal bareng
teman2, dan kumpul lagi sama geng gue: Alvin, Rio, Sem, Fian, dan Eman.
Persekutuan Mahasiswa Kristen (PMK) sendiri sukses menggelar
acara natal di Gereja Hospek Polewali, dan gue yang berencana hadir sebagai
tamu entah apa yang terjadi dengan kemeja yang gue pake tiba2 begitu datang gue
ditunjuk untuk jadi operator, dalam keadaan seperti ini gue pura2 cool dalam
hati jerit setengah mayat. Bayangkan ketika harus menampilkan slide yang belum
pernah dilihat kemudian harus dioperasikan oleh orang yang hanya pura2 cool,
Alhasil tampilan slide berantakan. Berita baiknya tidak ada komentar yang
bilang “itu yang jadi operator bukan anak2 yang barusan liat tombol next kan?”




0 comments:
Post a Comment