October 08, 2014

Inilah yang terjadi saat binakrab

"Di sumarorong benar2 dingin ya!" gumang saya sambil narik selimut teman, satu selimut yang pake 4 sampai 5 orang. Teman2 menyebutnya selimut tetangga! hehehe.

Seperti yang saya tulis sebelumnya, kita2 menggunakan trasportasi truk. Tidak sesuai dengan apa yang saya pikirkan ternyata truknya kecil, alhasil dempet2tan. kalau sudah begini kan yang lagi galau berat.. yang beratnya sampai 3 ton, bisa lansung lompat aja dari mobil, galau hilang nyawa juga hilang.

Sesampainya di sumarorong dengan mobil keren itu, kami harus jalan kaki sampai tempat tujuan yang jaraknya hampir 2km, saya sendiri tiba dengan ngos2san dan suasana sudah gelap.

Kami istirahat di vila, dan memang ini disediakan bagi wisatawan yang datang di air terjun ini, dan saya lihat airnya memang terjun dari atas (apasih!). Sarambu itulah nama tempat air terjun ini.

Dan disekeliling ada banyak toilet ini selalu jadi yang terpenting, jangan tanya kenapa segitu penting! pokoknya jangan!

Setelah istirahat sejenak, kita Ibadah dilanjutkan dengan penerimaan materi, makan dan tidur. Ngomong masalah tidur kaum adam selalu mengalah dari kaum sebelah. Yang cewek tidur dikarpet pake selimut 3 sekaligus, yang cowok tidur dilantai yang dari papan otomatis ada bolong2nya terus pake sarung. Teman2 selalu bilang "inilah kebersamaan", kebersamaan menurut lo!

Tapi itulah hukum alam, pria mempunyai fisik yang lebih kuat walaupun tidak semuanya dan selalu melindungi kaum perempuan. Eh! kenapa jadi ini.

Dari semua kegiatan yang ada, kekocakan teman2, hal yang lain. Soal konsumsi ada istilah LUTER (Lure terus) lure nama ikan yang kecil2 itu, makanan khas PMK hehehe! sampai ada teman yang bilang kalau bab bisa2 yang keluar ikan lure. Hahaha!






Selanjutnya dimalam terakhirlah yang paling extrime, kita benar2 digembleng. Malam-malam melewati 4 pos, masing2 dijaga kakak senior dan berbagai macam intruksi. Peserta dibagi berkelompok 2-3orang, saya sendiri kelompok terakhir karena terakhir dan sudah larut malam jadi dibuat berlima ada Nita, Damaris, rio, yang satu tanpa nama dan saya sendiri:

Pos 1: Mereview semua materi yang pernah diterima.
Pos 2: Ujian mental.. yang ini udah deh!
Khusus yang pos dua saya panjangin karena disini saya melakukan hal yang mainstream, hal yang tidak pernah saya lakukan terjadi disini. Begitu sampai langsung disuruh jalan diatas api, tidur dipapan dengan paku menancap, lompat dari tebing yang dasarnya banyak tombak menghadap keatas. Yang ini bercanda ya! hehehe. Ya.. soal mental saya punya gangguan mental, dan disini dipos 2 ini adalah neraka bagi saya. Mulai dari meniru gaya ayam, gorilla, meniru gaya kupu-kupu jadinya kayak kupu-kupu malam hehehe! Masalah buat saya karena tidak tau sebagian nama panitia alhasil cari sampai dapat siapa namanya. Bersyukur salah satu kakak senior berbaik hati membantu saya! yang ini langkah sekali.
Selanjutnya meniru gaya gorilla, yang kebetulan dekat2 situ ada yang bakar2 kayu. "disana ada api kan, nah! kalau gorilla liat api keliling2 kan terus bersuara, sekarang kesana. Sampai saya suruh kembali" intruksi dari kakak senior. Dalam hati "mampus gue" akhirnya dengan bego saya melakukan hal yang jahanam itu, Dengan gaya gorilla dan suara hu..ha..hu..ha gitu, bedanya saya kurus dan gak makan orang. Sumpah malu abis.
Yang terakhir entah apa yang merasuki pikiran kak senior ini yang tiba2 bilang "Sudah pernah gombal cewek?" "belum pernah" jawab saya mantap. apapun jawaban saya perasaan saya tidak enak. "Oke.. kamu gombal cewek yang disana itu jangan berhenti sampai diterima" ampun deh bagaikan nasih goreng yang dibuat susah payah tanpa sadar dimakan kucing (nyambung gak sih) setelah saya mendekat ternyata seorang perempuan (yaialah) belakangan diketahui dia ternyata panitia (apa? saya disuruh gombal panitia!) Gombal adalah hal yang paling gila menurut saya.. gila banget! bangetnya 5. Dalam siklus hidup saya belum pernah ada kejadian mengerikan seperti ini.
"hai.. boleh kenalan gak?" kata saya sok imut sebagai pembuka, dia malah pergi terus saya ikutin kayak difilm gitu, kalau di TV ada adegan kayak gitu saya langsung pindah channel, disini saya malah yang ngejalanin. "saya tidak mau kenalan" "kenapa?" "kamu kayanya playboy gitu, saya tidak suka cowok seperti itu" saya sendiri bingung playboy dari mana? tiba2 senior yang tadi bilang "minta nomornya juga" gila..! kenalan aja belum. Terus cewek yang tadi pergi lagi dikejar lagi saya terhenti karena dia menuju ke pos terakhir. Udah deh daripada makin menjadi-jadi saya nyerah! yang ini gagal. "Hahaha.. kamu begitu saja tidak bisa, kamu kayak bencong saja" kata senior, untung dekat situ tidak ada batu tumpul buat diadu dengan kepalanya. "Begini.. coba peragakan bangaimana bencong kalau mau gombal" Setan! ini tidak usah saya bahas yang jelasnya saraf malu saya kayak sudah terputus.
Pos 3: Begitu nyampe langsung jalan jongkok, malam2 jalan jongkok jadi kayak rampok, mungkin senior sudah bosan ngerjain kita, jadi cuma berkenalan dan sedikit review materi. Ini berlaku untuk saya, teman kelompok? saya tidak tau.
Pos 4: Jalan ditempat, hormat, dan "ya.. sekarang gabung sama teman2 disana. Disini kita tidak terlalu keras" saya langsung hormat dan berterimah kasih dan pergi dari belakang saya mendengar "dia kelihatan baik sekali" saya cuma nyengir.

Setelah bergabung dengan teman2 kita foto2, bakar api unggun, nyanyi2 memuji Tuhan, bersyukur, berdoa bersama sambil bergandengan tangan, salam-salaman dan Bina Akrab berakhir pada malam itu.
sayangnya tidak ada yang mau dibuang kedalam api
pasti lebih seru

Besoknya ada kesempatan untuk membalas panitia dan senior, mulai jam 5-7am, saya sendiri lebih memilih tidur! momen pembalasan katanya seru. Dan selanjutnya baksos! membuat tempat sampah yang ditembok, (jadi kalau ada tempat sampah dengan tulisan UNASMAN 2014 itulah jejak kami) membersihkan sambil gila-gilaan sampai semua harus nyebur ke kolam, yang menolak kita angkat, yang lari dikejar terus dibuang ke kolam. Dilanjutkan dengan refresing mandi2 di air terjun, makin seru jika ada panitia yang diikatkan kakinya pake batu terus dicebur. Hehehe bercanda! dan acara terkahir adalah beres2 untuk pulang. Yayy!

Sudah dulu cerita2nya, dan untuk melindungi privasi saya tidak banyak menggunakan nama. :D

PS: Selamat jalan Kakek semoga tenang dialam sana, juga dengan kemurahan hati Tuhan kakek ditempatkan ditempat yang kudus. Amin.

0 comments: