Setiap orang pasti akan mempertanyakan jika salah satu teman dari mereka belum pernah pacaran sama sekali, bahkan jika orang tersebut masih duduk dibangku SMP.. maksudnya duduk dibangku SMP itu yang masih sekolah disekolah SMP yah! bukan Gurunya yang duduk di bangku anak SMP apalagi satpamnya.. bukan.. bukan..!
Saya sendiri yang sekarang berstatus MABA belum pernah masuk ke alam yang orang bilang pacaran itu. Apa..? What..? belum pernah pacaran..? oh my God..? loh orang apa bukan sih..? Udah.. udah.. udah ya! ini beneran! kadang orang2 disekeling menganggap saya aneh, kadang menganggap waktu kecil kepalanya pernah kebentur keras, dan kalimat yang seakan membuat makhluk dimuka bumi ini terdiam sejenak adalah "jangan2 lo sebenarnya homo lagi" ini adalah masalah yang sangat serius, patut diluruskan dengan bantuan pak Mario Teguh atau Albert Einstein (bukannya Albert udah gak ada? oh iya lupa!).
Yang terlintas dibenak saya saat mendengar kata "homo" adalah suka dengan sesama jenis atau lebih tepatnya laki2 dengan laki2 atau lebih tepatnya lagi H-O-M-O dalam ejaan bahasa inggris eitc-ou-em-ou.
Entah siapa yang memulai ini, siapa yang menciptakan, kenapa ada spesies baru yang sepertinya dalam buku sejarah, Tuhan tidak pernah ciptakan dan sampai sekarang masih menjadi misteri. *backsound_petir*
Sebenarnya pembaca harus tau, rahasia yang selama ini terpendam akan terbongkar disini.. ini udah serius banget.. bahwa sebenarnya saya memang homo, apa yang kalian pikirkan tidak salah, inilah saya!
Ya enggak lah!
Bercanda doang!
Saya tidak homo kok, saya tidak pernah nembak cowok, tidak pernah sayang2ngan dan saya masih normal.. ingat..masih normal!
Saya ingat waktu SMP, duduk diteras sekolah saat pelajaran kosong entah ngayal apa aja, tiba2 datang seorang cewek berambut panjang, matanya dua, hidungnya satu dan bisa ngomong (ya iyalah) sebut saja namanya Rosa. Rosa adalah teman kelas saya orangnya pintar dan wajah mirip keturunan orang arab. Dia ngajak saya ngobrol.. beberapa saat kemudian.. entah kenapa, entah dia bercanda atau nggak, saya tidak tau, tiba2 dia bilang "kayaknya kamu homo Renol, kayaknya kamu tidak suka sama perempuan, sukanya sama laki2" terus dia senyum dan pergi. Saya langsung lempar pake batu, Hahaha!
Sebenarnya bukan Rosa saja yang bilang itu kesaya, ada banyak yang bilang begitu. Tapi saya selalu jawab kalau saya ini normal, masalah mereka mau dengar itu tergantun dari mereka.
Mungkin jika saya dipihak orang lain saya juga akan mengatakan hal yang sama, saya tidak bisa menyalahkan. Saya jalani hidup dengan cara saya sendiri, dengan karakter saya yang diam.. cuek.. dan kadang berubah seketika! Bukan tiba2 jadi Batman kok! "ternyata kamu cerewet juga yah" kata salah satu teman kampus waktu mereka lagi nunggu dosen.
Alasan saya kenapa sampai hari ini belum itu (baca paragraph 2) mungkin karena gak ada yang mau. Hehe! disamping itu saya orangnya rumahan banget.. tapi bukan anak mami juga, dan pemenang award manusia tercuek seasia tenggara. Cewek biasanya suka diperhatiin, selalu ingin kita sama2, tertawa bareng, sedih juga bareng2, dan suka yang berbau romantis. Dan saya lemah disemuanya, bikin orang kecewa adalah yang paling berat terutama dibagian hati.
Walaupun saya percaya bahwa tidak semua cewek itu sama, selera yang pastinya berbeda. Tapi kita tidak akan pernah tau seperti apa yang akan kita pilih untuk jadi bagian dari hidup kita. Nggak kayak uang yang bisa dilihat, diraba, ditrawang. Yang ada lo digampar, ya kan!
Tapi setelah masuk didunia kampus ini saya pengen belajar tentang masalah ini, nggak elit banget diera yang modern ini masih terlihat culun2 aneh.
Tetap menjadi be your self dan bukan berarti semua yang dari diri itu yang benar. Seperti kata Raditya Dika "lo juga harus terima masukan2 dari orang lain dan pilih yang menurut lo itu baik"
Sekian.. Selamat Malam!
October 28, 2014
Subscribe to:
Post Comments (Atom)




0 comments:
Post a Comment